Tahun 2021-2022 menjadi tahun penyelengaraan pertemuan G20 di Indonesia, dan pada akhir tahun 2022 akan diselenggarakan pertemuan tingkat tinggi G20 di Bali. Pertemuan tersebut mendorong Indonesia untuk menunjukan komitmen kepada lingkungan dengan serbuan kendaraan listrik di Bali. Pada pertemuan G20 tersebut kabarnya akan ada 500 mobil listrik dari tiga merk yaitu Toyota, Hyundai, dan Genesis. Menariknya dari mobil listrik yang hadir pada pertemuan tersebut adalah mobil-mobil yang belum ada di pasar Indonesia. Pada tulisan kali ini akan membahas mobil-mobil resmi pertemuan G20 di Bali.
Toyota Hadir dengan BEV Pertamanya
Toyota yang pada tahun lalu berdeklarasi untuk masuk ke dalam ekosistem kendaraan listrik secara global akhirnya mendatangkan mobil BEV (Battery Electric Vehicle) pertamanya seri bZ atau “Beyond Zero” dengan tipe bZ4X. Berdasar beberapa sumber Toyota akan memasukan mobil ini di pasaran pada pertengahan tahun 2022. Mobil ini merupakan mobil pertama yang menggunakan platform khusus kendaraan listrik hasil kolaborasi antara Toyota dan Subaru yaitu e-TNGA (electric Toyota New Global Architecture). Toyota bZ4X menggunkan Lithium-ion dengan kapasitas 71,4 kWh. Klaim Toyota atas baterai tersebut dapat menempuh jarak sekitar 500 km dalam satu kali pengisian dan dapat menerima fast-charging dengan 150 kW DC (30 menit untuk charging mencapai 80%). bZ4X memiliki 2 varian motor yaitu FWD (front wheel drive) dengan tenaga 150 kW atau AWD (all wheel drive) dengan tenaga 2 x 80 kW.
Hyundai Membawa Dua Tipe untuk G20
Bukan Ioniq dan Kona electric! Bukan kedua mobil itu yang akan Hyundai gunakan untuk acara bertaraf internasional ini. Dua mobil yang akan Hyundai kenalkan benar-benar menarik, yaitu Hyundai Ioniq 5 (bukan Ioniq biasa) dan Genesis G80. Kedua mobil ini bukan mobil listrik biasa, karena ada keistimewaan yang mobil-mobil listrik ini.
Yang membuat Hyundai Ioniq 5 menarik salah satunya adalah perakitannya yang akan dilakukan di Indonesia. Jika hal ini terealisasikan maka Ioniq 5 menjadi mobil listrik pertama yang perkitannya di Indonesia. Kemudian teknologi pada Ioniq 5 (dan juga mobil listrik Hyundai lain selanjutnya) akan membawa teknologi V2L (vehicle to load) yang artinya mobil dapat memberi daya listrik ke alat elektronik dengan daya maksimal 3,6 kW. Teknologi ini menjadi awal untuk teknologi V2B (vehicle to buliding) dan V2G (vehicle to grid). Dengan bahasa mudahnya mobil listrik menjadi “power bank” besar berjalan akan semakin dekat untuk terealisasi. Ioniq 5 selain punya desain yang menarik, mobil ini membawa baterai dengan kapasistas 58 kWh (standar range) atau 72,6 kWh (long range). Luar biasanya lagi dari Ioniq 5 adalah dapat menerima fast charging 350 kW DC untuk charging dari 10% s.d. 80% dalam 18 menit. Terdapat dua varian motor listrik yaitu AWD dengan tenaga 225 kW atau RWD (rear wheel drive) dengan tenaga 160 kW. Klaim Hyundai atas jarak tempuh Ioniq 5 sejauh 481 km dalam satu kali pengisian.
Genesis Electrified G80
Yang menjadi istimewa dari Genesis karena Genesis adalah sub-brand dari Hyundai yang fokus pada kendaraan premium. Pada pertemuan G20, Genesis membawa tipe Electrified G80 yang merupakan BEV premium pertama dari Genesis. Sama seperti Hyundai Ioniq 5, Genesis G80 juga memiliki teknologi V2L. Baterai yang pada mobil ini sebesar 87,2 kWh dan dapat menerima pasokan listrik dari fast charger selama 22 menit untuk pengisian dari 10% hingga 80%. Genesis G80 memiliki tenaga sebesar 272 kW dengan penggerak AWD. Klaim Genesis atas jarak tempuh G80 adalah sejauh 427 km dalam satu kali pengisian.
Serbuan Kendaraan Listrik di Bali
Dengan penyelenggaraan pertemuan G20 di Bali, bukan hanya mobil listrik saja yang akan meramaikan ekosistem kendaraan listrik di sana, namun kendaraan listrik lainya juga akan semakin banyak. Hal ini selaras dengan komitmen Pemda Bali untuk menjadikan Bali sebagai daerah pariwisata dengan energi bersih. Bukan hanya mobil listrik yang akan hadir, namun juga bus listrik, motor listrik hingga alat transportasi ringan seperti sepeda listrik dan scooter listrik akan meramaikan ekosistem kendaraan listrik di Bali.
Sukses Selalu di Darat, Laut dan Udara